Sekapur sirih
Assalamualaikum ...
Seperti judul yang tertulis
diatas, sebenarnya saya tidak tahu darimana saya harus menulis tapi nyatanya
hati dan pikiran tetap menggerakkan tangan saya, saya suka menulis atau bisa
dikatakan saya mencoba untuk senang menulis, karena memang tak ada salahnya
selagi saya muda saya masih bisa melakukan hal hal yang menyenangkan J nama saya Dinda Nur
Azizah, dinda berarti adalah seorang yang ditinggikan martabat dan derajatnya
(setidaknya begitulah yang dikatakan oleh senior saya di kampus) nur azizah
adalah 2 kata yang berasal dari bahasa arab yang berarti cahaya yang kuat, ayah
saya lah yang memberikan nama itu. Saya lahir di kota solo pada tanggal 10 juni
1996, berasal dari keluarga sederhana dengan ayah seorang pegawai swasta dan
ibu seorang perawat, saya anak kedua dari 2 bersaudara. Hidup saya nomaden,
saya pernah tinggal di cilacap bersama kakek saya selama beberapa tahun dan ke
jakarta selama 2 tahun tepatnya sebelum tinggal di kota ini lagi, solo. Memang,
saya telah mengalami beberapa hal yang tak mudah (namun tak akan saya ceritakan
disini). Saya lulusan SDN 1 masaran Sragen, walau tak ingin saya ingat tapi
tetap saja tak bisa lupa, dulu saya pernah di bully di sekolah, sehingga
sewaktu smp saya menjadi orang yang penakut dan tidak pandai bergaul, di SMPN 1
masaran dulu saya pernah ikut ekstrakurikuler drumb band, hanya itu hal yang
paling menyenangkan yang pernah terjadi di masa smp saya, dan selayaknya remaja
yang lain, saya pun mengalami cinta pertama disini, yahh ini juga tak kalah
menyenangkan, untuk pertama kalinya darah saya berdesir melihat seorang lelaki.
Dari putih merah dan putih biru saya terus beranjak ke putih abu abu, disini
juga tak begitu berkesan untuk saya, namun saya cukup menikmatinya, di dunia
nyata saya adalah sosok yang tak banyak bicara jika tak ada yang mengajak
bicara, dan penyendiri atau bahkan bisa menjadi pemalu. Begitulah.. tak banyak
yang mau mengenal saya, namun bukan berarti saya tak punyaa teman juga, saya
punya beberapa teman, namun tak bisa dibilang akrab karena kami juga jarang
menghabiskan waktu bersama. Di masa kuliah, mungkin juga saya tak banyak
berubah, namun saya mulai berani untuk menunjukkan diri di lingkungan kampus
bahwa saya ada J
saya punya beberapa teman akrab, atau bisa dikatakan sahabat, dan saya juga
mengikuti ukm mapala J
ini mungkin terdengar lucu dan anda boleh tertawa karena sejak dulu saya memang
tidak pernah lebih tangguh dari teman teman saya, namun kemauan untuk terus
mengembangkan diri dan mencari pengalaman terus merasuki pikiran saya, waktu
itu yang saya pikirkan adalah saya tak mau selamanya terjebak didalam dunia
saya, maka saya membuka mata dan melihat dunia, mencari pengalaman baru,
membuat kenangan kenangan yang berharga, suka duka, itu sangat menyenangkan.
Flashback ke jaman jahiliah putih abu abu saya, disitu sempat saya menyukai
sastra, sesuatu yang menghidupkan gairah saya untuk menulis, disitu saya mulai
menulis, menulis yang saya lihat dan dengar, menulis yang saya rasakan, menulis
untuk hobi, menulis untuk uang, dan menulis untuk pelampiasan (yang terakhir
itulah yang paling sering saya lakukan) hehehe. Dan saat ini, anda boleh
tertawa, membaca tulisan saya yang amat sangat tidak bermutu ini hehehe saya
memang benar benar ingin mencoba menghidupkan kembali gairah menulis saya,
apapun caranya dan bagaimanapun jadinya tulisan saya, dan ketika saya mencoba
melakukan sesuatu yang mampu membuat hidup saya jadi lebih bermakna, maka
inilah yang bisa saya lakukan, saya bukan orang yang pandai berbicara maka saya
mencoba untuk merangkai kata. Dan beginilah hasilnya, ya semoga untuk kedepan
nya saya bisa terus mengembangkan diri dan terus menulis J happy writting gals....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar